Tiktok shop naik terus, Penjual tanah abang merintih

by. Nasywa Amani



Kemajuan teknologi yang semakin berkembang membuat banyaknya masyarakat terkena dampak negatif, khususnya bagj para pemilik toko di Pasar Tanah Abang hal ini terjadi karena persaingan yang ketat baik dari segi harga maupun tingkat pengiriman. Pasalnya banyak sekali perubahan buruk yang dibawa oleh Tiktok Shop kepada pemilik toko di pusat perbelanjaan Tanah Abang. Marketplace tersebut di bangun sejak virus corona terjadi pada tahun 2020.

            Meliana (44), salah satu pemilik toko di Tanah Abang merasakan sebuah dampak yang buruk akibat adanya Tiktok Shop. Ia menuturkan sebelum adanya e-commerce tersebut berbagai Masyarakat dari luar kota maupun mancanegara berkunjung ke Tanah Abang sekarang ia hanya menemui beberapa saja orang yang datang ke Tanah Abang, karena masyarakat lebih memilih berbelanja di online. Ujarnya saat ditemui di toko miliknya, Senin 02 Oktober 2023.

Meliana (44) juga mengungkap bahwa adanya perbedaan harga di Tiktok Shop disebabkan karena Tiktok Shop tidak memiliki biaya sewa gedung, service cash, listrik serta transportasi. Ia juga mengungkapkan bahwa tiktok shop memiliki kekurangan seperti tidak bisa melihat langsung barang yang dijual. Saat ditanya mengenai  alasan kenapa sebagian penjual Tanah Abang tidak berkonvergensi ke media online jawabnya adalah ternyata mereka sudah membuka online tetapi harganya lebih tinggi dibanding mereka-mereka yang hanya buka penjualanan di tiktok dan tentu saja tetap penjualan utama mereka adalah di pasar Tanah Abang, ujar Meliana (44).  Terkait berita yang beredar di internet, memang benar adanya penjual Tanah Abang meminta Tiktok Shop untuk di hapus agar pusat pembelanjaan Tanah Abang Kembali dikunjungi oleh pelanggan dan ramai seperti puncak kejayaanya saat belum maraknya e-commerce, Ujar Meliana (44).

   Dilansir dari laman Bisnis.com Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Istana Kepresidenan pada Senin (25/9/2023) membeberkan bahwa dalam revisi Permendag No.50/2020 bakal mengatur platform social commerce termasuk TikTok Shop hanya boleh memfasilitasi promosi barang atau jasa, tapi tidak diperbolehkan untuk melakukan transaksi secara langsung. Bisa disimpulkan bahwa dengan adanya Tiktok Shop memang mempunyai dampak yang negative terhadap penjualan di Tanah Abang.

 

Komentar